TATA
SURYA
PLANET
SATURNUS

Saturnus diambil dari bahasa arab dan
diambil dari dewa romawi yang merupakan planet keenam dari matahari dan planet
kedua terbesar setelah Jupiter. Saturnus,
yang menyerupai Yunani Kronos (Titan bapa Zeus) dan juga Babylon yaitu Ninurta Saturnus
merupakan planet bergas. Saturnus memiliki diameter 120.200 km, periode
rotasinya sekitar 10 jam 14 menit, dan revolusinya sekitar 29,5 tahun. Saturnus
memiliki cincin yang melingkar oleh cincin pipih berkilau dan berputar . Cincin
tersebut besarnya mencapai 400.000 km dari tempat partikel-partikel debu .
Setiap cincin terdiri dari ribuan cincin yang lebih kecil . Saturnus letaknya
jauh dari matahari . Jarak dari saturnus yaitu 1427.000.000 km . Jaraknya
saturnus dari matahari lebih jauh dari bumi, sehingga permukaannya jauh lebih
dingin. Planet ini hanya menerima seperseratus panas yang diterima bumi dari
matahari. Permukaan saturnus tidak ada yang padat, jadi pesawat anariksa tidak
dapat mendarat di planet saturnus.
Saturnus tersusun dari bola cair dan
gas raksasa. Intinya tersusun dari batuan padat dengan atmosfer tersusun atas
gas amonia dan metana . Saturnus memiliki kerapatan yang rendah karena sebagian
besar zat penyusunnya berupa gas dan cairan. Hal ini menyebabkan kemungkinan tidak
ada kehidupan di planet saturnus .
Saturnus memiliki 3 cincin yaitu :
1. Cincin
Luar dengan diameter 273.600 km
2. Cincin
Tengah dengan diameter 152.000 km
3. Cincin
Dalam dengan diameter 160.000 km

Di
sekelilingnya terdapat cincin yang melingkar mengelilingi planet tersebut.
Jumlah cincin Saturnus semula diketahui hanya sebanyak tujuh (disebut cincin
dari A sampai G) .
Nama
Cincin/Divisi (Celah) Radius Dalam (km) Radius Luar (km)
Cincin D 67
000 74 000
Divisi Guerrin
Cincin C 74
500 92 000
Divisi Maxwell 87
000 88 000
Cincin B 92
000 117 500
Divisi Cassini 115 800 120 600
Sub-divisi
Huygens 117 760
Cincin A 122 200 136 800
Divisi Encke
Sub-divisi
Keeler
Cincin F 140
210
Cincin G 165 800 173 800
Cincin E 180 000 480 000
Saturnus
memiliki 18 satelit . Saturnus juga memiliki 7 satelit terbesar yaitu :
1. Titan
2. Rhea
3. Iapetus
4. Dione
5. Tethys
6. Enceladus
7. Mimas
saturnus mempunyai 18
satelit yaitu :
1.
Altas
2.
1980s27
3.
1980s26
4.
euphemetheushys
5.
telesto
6.
janus
7.
mimas
8.
enceladus
9.
Tethys
10.
Calypso
11.
Dione
12.
1980 s5
13.
Rhea
14.
Titan
15.
Hyperion
16.
Lappet
17.
dan 1 belum ada namanya.
Saturnus memiliki 11
satelit alam diantaranya Titan, Rhea, Thetys, dan Dione.
Titan adalah yang
paling besar. Satelit ini memiliki keistimewaan, bahwa ia memiliki atmosfir
tipis di angkasanya, berupa gas nitrogen.
Diantara
ketujuh satelit tersebut, Titan adalah satelit terbesar, lebih besar dari
planet Merkurius dan satu-satunya satelit di atmosfer yang memiliki atmosfer
yang tebal .
Bagian-bagian,
ketebalan, komposisi planet saturnus :
1. Atmosfer
Ketebalan 1.000 km.
komposisi yaitu gas hydrogen dan helium
2. Mantel
luar
Ketebalan 25.000 km.
komposisi yaitu hydrogen cair
3. Mantel
dalam
Ketebalan 15.000 km.
komposisi yaitu hydrogen cair metalik
4. Inti
Ketebalan 15.000 km . komposisi
yaitu batu
Saturnus
memiliki volume lebih dari 750 kali volume Bumi. Struktur planet Saturnus
sangat serupa dengan planet Jupiter, yakni tersusun atas gas, yang didominasi
oleh gas hidrogen (75%) dan helium (23%),
Setiap
378 hari, Bumi, Saturnus, dan Matahari akan berada dalam satu garis lurus.
Selain berevolusi,rotasi saturnus mempunyai waktu yang sangat singkat, yaitu 10
jam 14 menit. Saturnus memiliki bentuk yang diratakan di kutub, dan
dibengkakkan keluar di sekitar khatulistiwa. Diameter khatulistiwa Saturnus
sebesar 120.536 km
Menurut
beberapa ahli berpendapat bahwa fenomena cincin Saturnus ini berkait erat
dengan medan magnetic. Saturnus memiliki kerapatan yang rendah karena sebagian
besar zat penyusunnya berupa gas dan cairan.
Di
Saturnus tidak ditemukan adanya kehidupan di Saturnus karena ini saturnus yang
terdiri dari batuan padat dengan atmosfer yang tersusun atas gas amonia dan
metana .
Menurut
pendapat ilmuwan, saturnus memiliki cincin yang tidak terbuat dari lempengan
padat karena dapat hancur oleh gaya sentrifugal.
Saturnus
merupakan satu-satunya Planet di tata surya yang memiliki massa jenis lebih
sedikit daripada air. Walaupun inti Saturnus memiliki massa jenis yang lebih
besar daripada air, planet ini memiliki atmosfer yang mengandung gas, sehingga
massa jenis relatif planet ini sebesar is 0.69 g/cm³ (lebih sedikit daripada
air), sebagai hasilnya, jika Saturnus diletakan di atas kolam yang penuh air,
Saturnus akan mengapung.
Struktur Dalam
Saturnus
memiliki inti planet yang mirip dengan Yupiter. Planet ini memiliki inti planet
di pusatnya dan sangat panas, temperaturnya mencapai 16.000 K (36.540 °F,
18.730 °C). Inti Planet Saturnus sangat panas dan inti planet ini meradiasi
sekitar 21/2 kali lebih panas daripada jumlah energi yang diterima Saturnus
dari Matahari.
Saturnus
memiliki inti planet yang sama besarnya dengan Bumi, namun jumlah massa
jenisnya lebih besar. Di atas inti Saturnus terdapat bagian yang sangat tipis
yaitu hidrogen metalik, sekitar 30.000 km (18.600 mil). Di atas bagian tersebut
terdapat bagian liquid hidrogen dan helium. Inti planet Saturnus beratnya sama dengan
massa sekitar 9 sampai 22 kali lebih dari massa inti Bumi.
Struktur Luar
Pada
bagian luar atmosfer Saturnus terbuat dari 96.7% hidrogen dan 3% helium, 0.2%
metana dan 0.02% amonia. Pada bagian luar atmosfer , Saturnus juga terdapat
sedikit kandungan asetilena, etana dan fosfin.
Awan
Saturnus, seperti halnya Yupiter, merotasi dengan kecepatan yang berbeda-beda
bergantung dari posisi lintangnya. Tidak seperti Yupiter, awan Saturnus lebih
redup dan awan Saturnus sangat lebar di khatulistiwa. Awan terendah Saturnus
dibuat oleh air es dengan ketebalan sekitar 10 kilometer.
Temperatur
Saturnus cukup rendah, yaitu dengan suhu 250 K (-10°F, -23°C). Awan di atasnya,
memiliki ketebalan 50 kilometer, terbuat dari es amonium hidrogensulfida
(simbol kimia: NH4HS), dan di atas awan tersebut terdapat awan es amonia dengan
ketebalan 80 kilometer. Bagian teratas awan tersebut dibuat dari gas hidrogen
dan helium, dimana tebalnya mencapai sekitar 200 sampai 270 kilometer.
Temperatur
di awan bagian atas Saturnus sangat rendah, yaitu sebesar 98 K (-283 °F, -175
°C). Temperatur di awan bagian dalam Saturnus lebih besar daripada yang di bagian
luar karena panas yang diproduksi di bagian dalam Saturnus. Saturnus memiliki angin
terkencang di Tata Surya, kecepatannya mencapai 500 m/s (1.800 km/h, 1.118
mph), yang jauh lebih cepat daripada angin yang ada di Bumi.
Pada
Atmosfer Saturnus juga terdapat awan berbentuk lonjong yang mirip dengan awan
berbentuk lonjong yang ada di Yupiter. Titik lonjong ini adalah badai besar,
mirip dengan angin taufan yang ada di Bumi. Pada tahun 1990, Teleskop Hubble mendeteksi
awan putih didekat khatulistiwa Saturnus.
Badai
seperti tahun 1990 dengan diberi nama Bintik Putih Raksasa, badai unik Saturnus
yang hanya ada dalam waktu yang pendek dan muncul setiap 39 tahun waktu Bumi .
Bintik Putih Raksasa juga ditemukan tahun 1876, 1903, 1933, dan tahun 1960.
Jika lingkaran konstan ini berlanjut, diprediksi bahwa pada tahun 2020 bintik
putih besar akan terbentuk kembali.
Pesawat
angkasa Voyager 1 mendeteksi awan heksagonal didekat kutub utara Saturnus
sekitar bujur 80 ° utara. Cassini-Huygens nantinya mengkonfirmasi hal ini tahun
2006. Tidak seperti kutub utara, kutub selatan tidak menunjukan bentuk awan
heksagonal dan yang menarik, Cassini menemukan badai mirip dengan siklon tropis
terkunci di kutub selatan dengan dinding mata yang jelas. Penemuan ini mendapat
catatan karena tidak ada planet lain kecuali Bumi di tata surya yang memiliki
dinding mata.
Ciri-Ciri
Nama
Planet: Saturnus
Kala
Rotasi: 10 Jam 14 menit
Kala
Revolusi: 29,46 Tahun
Atmosfer:
Hidrogen, Helium, Metana, Air, Etana, dsb
Satelit
Alam: (56) di antaranya Dione, Rhea, Titan
Jarak
Di Matahari: 1,4 milyar km lebih
Diameter
Planet: 60.268 km
Warna
Planet: Kuning keputihan
garis
tengah : 120.000 KM
volume : 755
isi bumi
kepadatan :0,70
( Air = 1)
massa :95,2 massa bumi
daya
tarik :1,2 daya tarik bumi
jarak
ke matahari :1427.000.000 km
kecepatan
edar : 37 km/detik
periode
rotasi : 10-14 jam
mengitari
matahari : 11,9 tahun
kecepatan
pada orbit :9,6 km/detik
satelit
: 23
1. Massa
saturnus (kg) : 5,688 x 10-26
2. Jari-jari
saturnus (km) : 60286
3. Jari-jari
saturnus (bumi=1) : 9,449
4. Desitas
saturnus (gr/cm3) : 0,69
5. Periode
rotasi saturnus : 10,233
6. Periode
orbit saturnus : 29,458
7. Kecepatan
rata-rata orbit saturnus (km/detik) : 9,67
8. Temperature
rata-rata (°C) : -125
9. Gravitasi
(m/detik2) : 9,05
10. Jumlah
bulan : 18
Tidak ada komentar:
Posting Komentar